BAB
V
PENUTUP
5.1
Kesimpulan
Kualitas jasa pelayanan secara persial meliputi fakto-faktor keandalan
(reliability), ketanggapan (responsiveness), kemampuan (competence), akses (access), tata krama (courtesy),
komunikasi (communication), sifat
jujur (credibility), keamanan (security), perhatian pada pelanggan (understanding
the customer), dan bukti fisik (tangibles).
Berdasarkan hasil analisis dan penelitian, dapat
disimpulkan bahwa peranan kualitas jasa pelayanan dalam upaya meningkatkan
kepuasan pelanggan (golfer) pada Swargaloka Golf Club Banjarbaru adalah sebagai berikut :
1. Peranan
kualitas jasa pelayanan dalam upaya meningkatkan kepuasan pelanggan (golfer)
pada Swargaloka Golf Club Banjarbaru sangat berpengaruh terhadap
kepuasan pelanggan (golfer). Ada beberapa kualitas pelayanan yang
tersaji pada Swargaloka Golf Club Banjarbaru dirasakan pelanggan (golfer)
masih belum memenuhi espekstasi pelanggan (golfer) atau belum
optimal. Hal tersebut dapat diketahui dari hasil metode survei yang dilakukan
dengan cara membagikan kuesoner pada responden selaku sampel dalam penelitian,
serta hasil wawancara langsung kepada responden. Adapun tanggapan responden
pada tiap-tiap variabel dalam tiap-tiap indikator adalah sebagai berikut :
a. keandalan
(reliability)
Tanggapan responden pada
variabel keandalan (reliability),
sangat puas dan puas.
b. ketanggapan
(responsiveness)
Tanggapan responden pada variabel ketanggapan (responsiveness),
cukup puas dan tidak puas.
c. kemampuan
(competence)
Tanggapan responden pada
variabel kemampuan (competence),
cukup puas dan tidak puas.
d. akses
(access)
Tanggapan responden pada
variabel akses (access), sangat puas
dan puas.
e. tata
krama (courtesy)
Tanggapan responden pada
variabel tata krama (courtesy), cukup
puas
f. komunikasi
(communication)
Tanggapan responden pada variabel komunikasi (communication), cukup puas dan tidak puas.
g. sifat
Jujur (credibility)
Tanggapan responden pada
variabel sifat Jujur (credibility), puas dan cukup puas.
h. keamanan
(security)
Tanggapan responden pada
variabel keamanan (security), cukup
puas.
i. perhatian
pada pelanggan (understanding the customer)
Tanggapan responden pada
variabel perhatian pada pelanggan (understanding the customer), tidak
puas dan sangat tidak puas.
j. dan
bukti fisik (tangibles)
Tanggapan responden pada
variabel dan bukti fisik (tangibles),
cukup puas dan sangat puas.
2.
Dalam upaya meningkatkan kepuasan
pelanggan (golfer), usaha yang seharusnya dilakukan oleh badan
pengelola/pengurus Swargaloka Golf Club Banjarbaru, adalah memperbaiki
sektor-sektor kualitas jasa pelayana yang tersaji pada Swargaloka Golf Club
Banjarbaru yang masih dirasakan pelanggan (golfer) sangat tidak puas dan
tidak puas. Sektor-sektor yang masih dirasakan pelanggan (golfer) sangat
tidak puas dan tidak puas adalah sebagai berikut :
a. Biaya
atministrasi (green fee) murah. (pertanyaan No.18)
b. Pelayan
di ruang club house selalu menyiapkan apa yang diperlukan pelanggan
(golfer). (pertanyaan No.4)
c. Pelayan
lapangan (caddie) mampu memberikan arahan pada pelanggan (golfer) pada
saat bermain. (pertanyaan No.6)
d. Badan
pengelola/pengurus Swargaloka Golf Club Banjarbaru mau menerima keluhan
dan saran para pelanggan (golfer) (pertanyaan No.12)
e. Badan
pengelola/pengurus mau menanyakan apa yang menjadi keluhan para pelanggan (golfer).
(pertanyaan No.17)
Dengan kualitas jasa pelayanan yang optimal,
tentunya dapat menciptakan pencitraan yang baik dimata pelanggan (golfer), sehingga
gairah pelanggan (golfer) yang selama ini menurun untuk bermain golf
di Swargaloka Golf Club Banjarbaru akan kembali meningkat.
Dengan meningkatnya gairah pelanggan (golfer)
untuk kembali bermain golf di Swargaloka Golf Club Banjarbaru,
tentunya akan berdampak pada peningkatan pendapatan secara finansial pada
Swargaloka Golf Club Banjarbaru, serta berharap akan adanya pelanggan (golfer)
baru yang datang untuk bermain golf di Swargaloka Golf Club
Banjarbaru.
5.2
Saran
Berdasarkan hasil
analisis dan penelitian, dapat dikemukakan saran-saran sebagai berikut :
1.
Kepada badan pengelola/pengurus Swargaloka Golf Club Banjarbaru
sebaiknya melakukan evaluasi terhadap sektor-sektor yang dirasakan pelanggan (golfer)
masih kurang dan cukup. Hal-hal yang perlu dievaluasi untuk dilakukan
perbaikan/pembenahan oleh badan pengelola/pengurus Swargaloka Golf Club
Banjarbaru, terdapat pada sektor-sektor sebagai berikut :
a.
Biaya administrasi (green fee)
Biaya
administrasi (green fee) yang tinggi menjadi sektor penyebab menurunnya
minat dan jumlah pelanggan (golfer), maka dari itu kepada badan
pengelola/pengurus Swargaloka Golf Club Banjarbaru harus menyikapi serta
mencari solusi bagaimana cara menyelesaikan permasalahan yang selama ini
terjadi. Biaya administrasi (green fee) yang tinggi bisa teratasi dengan
penyajian kualitas jasa pelayanan yang optimal, atau dengan cara menurunkan
biaya administrasi (green fee) dengan harapan untuk meningkatkan kembali
gairah para pelanggan (golfer) kembali bermain golf di Swargaloka
Golf Club Banjarbaru.
b.
Pelayan
Sektor pelayan merupakan sektor penting yang
terdapat pada Swargaloka Golf Club Banjarbaru, banyak pelanggan (golfer)
yang merasakan ketidak puasan terdapat sektor tersebut. Ketidak puasan
pelanggan (golfer) dapat diketahui dari hasil tanggapan responden pada
pertanyaan dalam kuesoner, serta adanya keluhan rasa ketidak puasan pelanggan (golfer)
pada sektor pelayanan diluar pertanyaan dalam kuesoner yang diterima peneliti
melalui hasil wawancara langsung kepada pelanggan (golfer).
Sektor pelayanan yang dirasakan pelanggan (golfer)
tidak puas antara lain :
-
Terjadinya diskriminasi pelayanan terhadap pelanggan (golfer) oleh
pelayan yang bertugas di ruang club house.
-
Kualitas pelayan (caddie) yang dirasakan pelanggan (golfer)
masih kurang memuaskan dikarenakan keterbatasan kemampuan pelayan (caddie)
yang tidak memiliki kualitas yang mumpuni dalam teknik bermain golf,
baik dari segi teori maupun praktek.
c.
Badan pengelola/pengurus Swargaloka Golf Club Banjarbaru
Badan pengelola/pengurus Swargaloka Golf Club
Banjarbaru sebaiknya menyimak hasil dari penelitian ini, apa yang menjadi
keluhan atau rasa ketidak puasan pelanggan (golfer) berikut ini :
-
Sulitnya untuk menyampaikan keluhan/saran kepada badan pengelola/pengurus
Swargaloka Golf Club Banjarbaru dikarenakan tidak adanya fasilitas kotak
keluhan/saran pada Swargaloka Golf Club Banjarbaru.
-
Tanggapan pelanggan (golfer) terhadap badan pengelola/pengurus
Swargaloka Golf Club Banjarbaru yang dirasakan kurang adanya pendekatan
sehingga mengakibatkan terjadinya miskomunikasi antara pelanggan (golfer) dengan
badan pengelola/pengurus Swargaloka Golf Club Banjarbaru.
2.
Diharapkan badan pengelola/pengurus Swargaloka Golf Club
Banjarbaru dapat mempertahankan pelayanan yang sudah dianggap baik untuk lebih
ditingkatka guna memperoleh nilai tambah dimata pelanggan (golfer).
3.
Diharapkan evaluasi yang telah dilakukan secara berkala tetap
dipertahankan untuk mengetahui harapan dan keluhan para pelanggan (golfer), sehingga
dapat menyusun program dan melakukan perbaikan-perbaikan yang sesuai dengan
harapan pelanggan (golfer).
4.
Diharapkan penelitian ini dapat dilanjutkan dengan penelitian selanjutnya
untuk memperoleh hasil yang lebih specifik guna mengetahui titik
terlemah dan sumber permasalahan yang terjadi pada Swargaloka Golf Club
Banjarbaru selama ini, faktor apa yang menjadi penyebab menurunnya minat dan
jumlah pelanggan (golfer).
5.
Diharapkan juga ada peneliti lain yang melakukan penelitian di objek yang
sama dengan judul yang berbeda atau judul yang sama dengan
pertanyaan/pernyataan yang berbeda.